Kamis, 22 Maret 2012

Antara Baby Blues dan Perkembangan Anak

Tulisan ini berdasar pada pengalaman yang memang saya alami yang rasanya perlu saya share pada anda semua khususnya pada ibu yang akan melahirkan anak. Ini mengenai Dampak perkembangan anak….

Saya adalah ibu dari dua anak yang sekarang mereka masih terhitung Balita…

Anak…ya mereka memiliki ciri khas masing-masing yang memang tidak bisa disamakan yang entah itu ciri khas yang secara genetik dari orangtuanya sendiri ataupun faktor luar.Faktor luar disini  adalah dari proses selama kita hamil ataupun sesudah melahirkan…mungin anda akan bertanya masih sih faktor luar tersebut berpengaruh? Saya katakan ya itu bisa saja terjadi (hasil pengalaman) ini ceritanya…
Kebetulan kedua anak saya terlahir dengan proses sesar yang hasil akhir (setelah sesar kedua) mengatakan kalo ternyata panggul saya kecil padahal dokter sebelumnya telah memeriksa bahwa keadaan panggul saya cukup besar, mungkin (kata suster) karena anak yang saya lahirkan berbobot besar jadi panggulnya terlalu kecil  :) yaa entahlah…

Anak pertama saya sekarang berusia 4 tahun tumbuh dengan sifat cengeng , agak penakut, sensitive keras namun supel dan pandai eits satu lagi ganteng (haha itu sih bukan sifat…) sangat berbeda dengan anak kedua saya beumur 16 bulan dia tidak cengeng, berani keras namun tidak terlalu supel alias curigaan (bagus deh ujarku secara dia anak perempuan juga), pandai so pasti dan cantik (haha bunda yang narsis emang)

Nah kedua sifat ini baru saya sadari juga ternyata kalo dilihat kebelakang terpengaruh dari  proses selama mengandung dan pasca melahirkan mmm…atau kebanyakan orang dibilang bawaan orok(bawaan bayi). Kenapa saya katakan demikian karena saya ingat betul kehamilan saya yang pertama saya agak sedikit tergoncang (karena sesuatu hal) sehinggga menyebabkan saya selalu dihantui rasa takut dan was-was serta selalu dihantui oleh perasaan negative dan selama 9 bulan saya merasakan mual tidak mau makan (Alhamdulillah obat dokter bisa saya telan). Sedangkankehamilan kedua saya sangat bersikap positif meski di trisemester pertama saya agak stress  dan mual. Barulah terjadi proses pasca melahirkan  dimana jujur saja karena perasaan takut sewaktu hamil 1 saya juga agak sedikit takut untuk melahirkan terlebih dokter memvonis kalo ternyata saya harus disesar karena posisi bayi sungsang. Nah yang paling sedih adalah ketika vonis diberi tahukan pada saat itu suami saya memang tidak sedang bersama saya huaaaa…mewek (nangis)deh saya di becak sepulang dari rumah sakit.yaa saya juga ga bisa salahin suami saya kan emang kita jarak jauh dari dulu juga. Tapi Alhamdulillah pas operasi dilaksanakan suami saya ada menemani saya… just me n him ajja haha …sampai suster bertanya ga ada yang nemenin lagi? Trus aku bingung jawabnya emang kudu se RT ya nemenin aku pikir aku haha…aku sih ya ga masalah kalo maksud mereka kok ortu aku ga ada toh mereka juga punya kesibukan yang lain ujarku dalam hati.

12 Januari 2008 terlahirlah Anggaraksa Rizky Chandra dengan berat 3,1 Kg dan panjang 53cm) taraaa! Mulailah dengan masa pasca melahirkan itulah  kenapa aku harus share sama kalian biar kalian tahu juga apa yang terjadi setelah melahirkan setidaknya kalian bisa mempersiapkannya.
Setelah proses sesar saya harus mengulang puasa karena asupan air mineral terlalu banyak sehingga mengakibatkan air urine tidak jernih( maaf disini saya tidak panjang lebar menceritakan perihal yg satu ini takut kepanjangan ceritanya trus pembaca mabur deh…). Perihal kedua yang menyedihkan saya tidak bisa melihat anak saya langsung dan ternyata setelah esok hari diperlihatkan pada saya ternyata Anggaraksa tengah memakai selang ke hidungnya…coba bayangkan ibu mana yang tidak sedih, disitu saya menangis melihatnya lalu saya peluk hangat Alhamdulillah suster mengingatkan agar saya tidak sedih karena akan terasa oleh bayi katanya ( mungkin ini juga bisa berpengaruh pada perkembangan mental anak ke depannya nanti). Perihal ketiga adalah proses menyusui…aku kira tidak akan sepanjang ini cerita proses menyusui yups! Prosesnya lumayan sakit juga sampai saya mengalami panas tiris (demam ga jelas) selama satu hari dan ditambah lagi karena sakit bekas sesar mulai berasa karena obat bius sudah mulai habis masa berlakunya haduhhh edun deh sakit kit kit…lalu susah sekali untuk membalikkan badan ke kiri dan ke kanan satu lagi saya harus belajar lagi jalan untuk membiasakan diri dengan jahitan bekas sesar serta tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan cepat karena disini Angga selalu saja menangis berteriak-teriak kalo keinginannya tidak cepat dipenuhi semua itu sangat membuat aku kaget dan stress mana kebiasaan hidup aku juga langsung berubah draktis seperti siang malam tidak tidur (tidur dalam artian nyenyak tentunya)  dan pokoknya masih banyak hal lainnya sehingga pada saat itu aku sempat menyesal kenapa aku harus melahirkan (astagfirullah ujarku skr) yaa mungkin itu bisa dikategorikan aku terkena baby blues. Disini saya sangat sedih kembali kenapa tidak ada yang memberitahukan sebelumnya mengenai apa yang terjadi  setelah proses melahirkan…

Sangat berbeda sekali ketika saya melahirkan Aurora mungkin karena faktor sudah berpengalaman juga  kali ya.Selama proses mengandung dan melahirkan saya lebih bisa menikmati. Sebenarnya aurora bisa terlahir dengan proses normal namun mengingat sudah melewati masa kehamilan belum terlihat juda adanya kontraksi (menurut dokter tidak bisa diinduksi berhubung proses kehamilan sebelumnya adalah sesar). Tak Apalah ujarku dan lagi-lagi vonis sesar dikatakan pada saya sendiri berhubung suami tidak bisa menemani  piuhhh (kabayanglamunjadiaku.com). 13 November 2011 terlahir putri yang cantik Aurora Rhevakhansa Chandra dengan berat 3,75 Kg dan panjang 49cm dan dijadikan juara satu pada saat itu karena dia bayi terbesar yang dilahirkan bersamaan di rumah sakit tersebut. Semua berjalan lancar dan sesuai harapan dimana aku bisa langsung melihat aurora(bius ga total) ketika dikelurkan dari rahim aku yang hebat dan aku bisa langsung makan sesudah operasi dilaksanakan (laparbgtboo…) Deng! It’s Happen again ujarku bayang –bayang pasca melahirkan sesar pasti terulang ujarku namun tidak ternyata para pemirsa disini aku melihat sosok Angga dan Aurora ..Aku Harus Bangkit!!! Ujarku yaa sip! Hanya satu minggu aku lemas sebelumnya satu bulan…mmm.Sekarang sesar besok aku udah bisa jalan adalah kenyataannya… Hebat! ujarku…yaaa semua ini demi anak-anak ujarku. Proses menyusui pun terasa indah dan menyenangkan . Tuhanku ya Alloh terimakasih telah memberi pengalaman yang berharga ini dan telah memberikan 2 anugerah  terbesar di hidup aku.Sangat-sangat indah….

Ya itulah perbedaan proses yang aku alami selama hamil dan pasca melahirkan antara Anggaraksa dan Aurora yang mungkin berpengaruh juga terhadap perkembangannya di kemudian hari …

Kesimpulan :
Buat Calon ibu (bukannya ingin menggurui hanya ingin share) sebaiknya kalian memang mempersiapkan mental dengan cara bertanya dan mau mendengarkan dan berdoa juga tentunya agar nantinya tidak terjadi baby blues atau kalaupun terjadi agar supaya baby blues tersebut agar cepat terselesaikan supaya tidak mempengaruhi pada perkembangan anak di kedepannya nanti. Sekian dan Terima kasih….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar